Ditulis oleh juansyah di/pada 29 Juli 2009
8 Tips Orang Sabar, Berkata Santun.
Kesabaran yang bersemayam dalam diri seseorang akan menciptakan kalimat dengan diksi yang benar-benar santun. Deretan-deretan huruf yang disampaikan melalui lisan kaan selalu lahir dari hati. Kalimat-kalimat itu akan sampai di hati pula. Orang sabar melihat segala persoalan dengan kacamatan khusus :segalah dari Allah. Sehingga semunya dapat disikapi dengan tenang dan tidak perlu berkata kasar.
Ada sejumlah tips yang mungkin bisa kita praktikan:
- Bahasa cermin jiwa dan ilmu. Apa yang kita ucapkan merupkan resultan dari sekian pengalaman dan pembelajran. Ketinggian ilmu dan bobot jiwa seseorang dapat mudah terlihat dari bahasa yang ia gunakan.
- Tekadkan Bulat bahwa kata dan kalimat yang keluar dari mulut kita hanya berisi kebaikan.
- Perluaslah wacana bahasa. Jangan hanya terpaku dengan wacana yang saat ini ada. Bukalah diri untuk belajar wacana bahasa lain. Hal ini akan menciptakan pribadi dengan khasanah bahasa yang kaya. Sehingga, dalam kondisi tertentu berhadapan dengan orang lain, ia akan sanggup menepatkan diri.
- Setelah mempelajari wacana bahasa yang lain, jangan segan-segan untuk mengubah style bahsa kita yang kita anggap kurang cocok.
- Gunakan intonasi yang baik dan tepat. Bisa saja kalimat yang baik akan terasa kurang berkenan karena disampaikan dengan intonasi tinggi.
- Tersenyum ketika bicara. Senyum tulus yang mengiringi kalimat yang keluar akan terasa nyaman di dengar.
- Pandangan mata harus searah dengan kalimat yang disampaikan. Fokuskan mata pada orang yang kita ajak bicara.
- Hidupkan sensitivitas dengan kalimat yang kita keluarkan. Rasakanlah apakah orang yang mendengar kalimat kita merasa nyaman atau malah sebaliknya.
Sumber: buku [Teknik Sabar: kunci sukses karir gemilang], Dian Rakyat, Jakarta.
Ditulis dalam Tips & Trik [umum] | Bertanda: kunci sukses, sabar, santu, sopan | Leave a Comment »
Ditulis oleh juansyah di/pada 2 Juli 2009
Ajian Tolak Selingkuh
- Yakinilah bahwa ketika Anda menikah pada saat itu Anda sedang berkomitmen dengan dirinya. Komitmen untuk membahagiakannya. Komitmen untuk saling setia. Camkan baik-baik dan jaga komitmen itu.
- Persarasaan cinta itu seperti kanker. Kalau sudah kena, betahun-tahun akan sulit bisa teratasi. Bahkan mungkin tak akan pernah sembuh. Bila Anda sudah menikah, jangan sekali-kali jatuh cinta. Sakit dan menyakitkan. Menyakitkan diri sendiri. Menyakiti si dia. Menyakiti pasangan anda.
- Kenalilah karakter perasaan cinta. Anda dan hidupkan alarm untuk mewarning dan berhati-hati. Karakter perasaan pada tiap orang itu berbeda. Mirip dengan hobi. Masing-masing orang berbeda. Begitu juga perasaan cinta dan suka, tiap-tiap orang berbeda. Karakter ini tidak ada rumusnya. Ada yang suka dengan seorang humoris. Ada yang suka dengan seorang yagn romantis. Nah, coba kenali karakter pujaan seperti apa yang bisa membawa Anda pada situasi I Can’t stop this feeling anymore….
- Setelah identifikasi. Ibaratnya petakan wilayah hati dan berikan warna dengan masing-masing karakternya. Setelah itu pasangi alarm. Ketika sudah masuk pada situasi yang membuat Anda tak berdaya, hidupkan alarm itu.
- Cepat tanggal dengan perasaan. Jangan menganggap enteng perasaan ini. Apalagi memeliharanya. Wah, repot! Setelah diagnosa Anda menyatakna ini “daerah berbahaya” segera ambil langkah darurat. Kalau emang harus tidak bertemu dulu, why not?
- Jaga hati dan lisan. Hati-hati dengan canda. Bercanda lah dengan orang yang memang Anda yakin tidak akan jadi masalah. Eh, ada lho mereka yang kerap menganggap serius canda.
- Berdoalah kepada Allah SWT untuk ditetapkan hati dalam ketaatan. Wahai Dzat Yang Membolak-balikan hati. Tetapkanlah hatiku dalam din ini dan ketaatan.
Sumber: buku Teknik Sabar [dian rakyat]
Ditulis dalam Tips & Trik [umum] | Bertanda: cihta, Religi, selingkuh, suami istri, tips trik | Leave a Comment »